Jangan Biarkan Keangkuhan Membumi Hanguskan Amal-amalmu

25Bukan karena status sosial kita di dunia, yang Allah nilai…

Bukan pula seberapa populer kita di mata manusia…

Bukan tentang seberapa kuat dan seberapa banyak orang yang mengenalmu…

Dan…

Bukan pula seberapa banyak rekananmu…

Sekali lagi, bukan…

Tapi, hidup akan berbicara tentang manfaat untuk umat.
Dan, Bahwa sesungguhnya, Allah menilai ketulusanmu bukan keangkuhanmu di hadapan manusia lain.

Tak guna, jika banyak hal yang telah kau lakukan, tapi kau masih mengganggap remeh orang lain.
Itulah mengapa, perkara niat ada diurutan pertama dalam kitab-kitab hadits.
Karena niat, akan menentukan apakah kita layak menjadi hamba yang DiCintai-Nya atau malah mendapat murka atas segala cakap dan tindak kita. Na’udzubillah…

“Itulah mengapa, sepanjang niat yang kau azzamkan dalam beramal haruslah diperbaiki setiap saat. Menyembunyikan setiap langkah kebaikanmu, beramal dalam senyap. Agar nyata kebaikan dan keikhlasan yang mengisi relung qalbumu.”

Jangan biarkan kebaikan akal, hati, tindak, cakap dan segala inderamu habis tak berbekas karena keangkuhan yang membumi hanguskan amal-amalmu… Na’udzubillah

Teruslah menjadi hamba yang selalu sibuk memperbaiki dan meluruskan niat, hanya untuk mendapatkan Ridho-Nya, hanya untuk Memenangkan-Nya. Aamiin ya Rabb…

Suatu Siang, 29 Jumadil Akhir 1438 Hijriyah
Di sebuah ruang mengejar Ilmu

Advertisements

About diahazzahrayan

Biarlah yang besar itu karyamu, bukan dirimu. Biarlah yang tinggi itu capaianmu, bukan hatimu_ Salim A Fillah
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s