Author Archives: diahazzahrayan

About diahazzahrayan

Biarlah yang besar itu karyamu, bukan dirimu. Biarlah yang tinggi itu capaianmu, bukan hatimu_ Salim A Fillah

Batas Waktu

Hai apa kabar kamu? Sudah seberapa banyak ilmumu? Sudah seberapa bermanfaat dirimu? Sudah seberapa tawadhu hatimu? Sudahkah memanfaatkan waktu luangmu untuk semakin banyak kebaikan tercipta darimu? Sudah seberapa dekat engkau Dengan-Nya? Sudah seberapa banyak kau Mengingat-Nya ? Sudah seberapa dalam … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ikhlas

Kenapa kita harus punya hati seluas samudera? Agar kita paham, bahwa hidup memang untuk mengikhlaskan banyak hal. Berlayar, menepi, pergi, kembali, dan apapun dalam hidup ini adalah hal yang mungkin bisa terjadi. Sudahkah kita belajar mengikhlaskan banyak hal dalam hidup … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , | Leave a comment

Adab dan Ilmu

Kau tahu Di, seseorang yang berilmu ialah orang yang paling tawadhu dalam hidupnya. Semakin Ia mengetahui banyak hal, semakin ilmunya tinggi, semakin banyak yang ia lakukan, semakin banyak karyanya, ia semakin tak ingin dilihat orang, tak ingin dipuji orang, tak … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , , | Leave a comment

Allah Sebaik-baik Penolong

Kau tahu Di? Allah sebaik-baik perencana. Kita yang terlalu berlebihan. Lebay terhadap keadaan. Merasa khawatir karena sesuatu sudah terjadi atau pada sesuatu yang akan terjadi. Padahal kita tidak tahu apa-apa tentang masa depan. Sesungguhnya, Allah hanya minta kita yakin Pada-Nya. … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , | Leave a comment

Mengingat-Nya Tanpa Jeda

Karena aku bukan manusia sempurna, kemudian berazzam untuk mencintai-Nya dengan sempurna. Karena hati adalah milik-Nya semata, mengapa masih sibuk dengan hal yang tak Diridhoi-Nya? Taatku Pada-Nya memang tak sebanding dengan taat Para Nabi dan sahabatnya, sangat jauh. Sejauh bumi dan … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , | Leave a comment

Akhirat yang Abadi

Kita akan merasakan kepahitan terlebih dahulu, untuk kemudian merasakan manisnya kehidupan. Kita harus bertemu dengan kegagalan, kesedihan, kekecewaan, kegalauan, kesakitan dan hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Tapi, sesungguhnya Allah telah menyiapkan skenario terbaik untuk kita. Kepahitan hidup dan kisah perjalanan menyakitkan … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , | Leave a comment

Mengapa Bersedih?

Jangan pernah bersedih jika inginmu tak sesuai dengan ingin-Nya. Kau harus bersyukur, Allah menuntunmu untuk 2 hal. Yang pertama, kau tetap berada dalam kesabaran dan yang kedua, Allah punya skenario terbaik yang telah disiapkan. Mengapa harus bersedih saat kehilangan sesuatu? … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged | Leave a comment