Author Archives: diahazzahrayan

About diahazzahrayan

Biarlah yang besar itu karyamu, bukan dirimu. Biarlah yang tinggi itu capaianmu, bukan hatimu_ Salim A Fillah

Mengapa Berhenti Berbuat Baik?

Pernahkah kamu marah pada dirimu sendiri? Marah pada keadaan? Marah pada waktu? Marah pada semua hal yang membuat hidupmu bergerak lamban? Itulah kenapa manusia itu Allah katakan tempatnya lupa dan khilaf. Mengapa kita mudah sekali mengutuk keadaan? Merasa semuanya tidak … Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Rahasia Sempurna Milik Sang Pencipta

Mengapa fokus kita mudah sekali berubah? Disuguhi tayangan film milik orang lain, kita mudah sekali goyah. Kemudian menghabiskan banyak waktu untuk melihat kehidupan orang lain, yang mereka pertontonkan tanpa beban. Kemudian, membuatmu lupa sejenak pada dunia indah milikmu. Sampai waktu … Continue reading

Posted in Ramadhan | Tagged | Leave a comment

Allah Dekat

Adakah hal yang paling membahagiakan selain hati yang sakinah ketika Mengingat-Nya? Adakah hal lain yang paling membuatmu sakinah, selain hati yang bergetar ketika menyebut, mendengar dan membaca asma dan ayat-ayat Cinta-Nya? Tak ada lagi hal yang bisa membuatmu bahagia juga … Continue reading

Posted in Ramadhan | Tagged , , , | Leave a comment

Adil Sejak dalam Pikiran

Sudah lama tak menuliskan tentang rasa. Bukan karena hidup yang flat. Tapi karena aku sibuk mencari simpul dari kusutnya sebuah jalan. Kita adalah manusia merdeka. Mengapa masih takut untuk bersuara? Mengapa masih takut untuk bersikap? Jamaah ini bukanlah kumpulan malaikat-malaikat … Continue reading

Posted in Gerakan | Tagged , , , , | 1 Comment

Inginmu dan Kehendak-Nya

Indah sekali pagi ini… Gerimis yang meneduhkan, keramaian yang mendamaikan. Juga dzikir alam yang berdendang riang. Meluruhkan semua kenangan, juga harapan harapan. Bukankah sudah berkali kali kau tahu, bahwa hanya Allah lah yang bisa mengabulkan segala harapan dan pinta? Mengapa … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , , | Leave a comment

Potret Nelayan Indonesia; Sekadar Pemeras Keringat Tanpa Daya

Sepulang dari penelitian di pelabuhan Perikanan samudera Belawan, sumatera Utara. Saya belajar banyak hal, terutama tentang harapan nelayan. Mungkin saat ini harapan mereka tak muluk-muluk, hanya berharap hidup mereka sejahtera walaupun sederhana asal serba cukup. Cukup untuk kebutuhan makan, cukup … Continue reading

Posted in Gerakan | Tagged , , , | Leave a comment

Pemandangan saat di atas Bianglala

Benar, di atas ketinggian itu kita akan merasa takut, kerdil dan merasa diri ini kecil, amat kecil dibandingkan butiran pasir Dihadapan-Nya. Di atas ketinggian itu rasa takut merajai diri, jika ia adalah akhir dari kehidupan kita yang belum ada apa-apanya. … Continue reading

Posted in Renungan | Tagged , | Leave a comment